EKSTEROSEPTOR PADA HEWAN

10 09 2010

Eksteroseptor adalah suatu alat penerima rangsang dar luar. Ada beberapa jeis eksoreseptor pada hewan yaitu:
1.    Pit organ
Merupaka indera perasa panas yang digunakan oleh hewan untuk menangkap mangsanya. Alat ini dimiliki oleh ular. Pit organ terletak diantara mata dengan lubang hidung dan pada bagian muka. Bentuknya berupa saluran berisi darah  dan ujung-ujung sarfa yang sangat peka terhadap panas.

2.    Gurat Sisi
Ditemukan pada hewan vertebrata rendah seperti ikan dan amphibi. Gurat sisi ini merupakan suatu saluran di bawah kulit yang mempuntai saluran ke luar tubuhnya. Di permukaan tubuhnya saluran-saluran itu merupakan lubang-lubang membentuk barisan dalam satu garis. Pada saluran gurat sisi terdapat rambut-rambut sensoris yang letaknya teratur disebut neuromast. Fungsi neuromast adalah sebagai indera yang peka terhadap tekanan dan arus air, mengetahui objek yang bergerak berupa mangsa atau musuhnya.

3.     Rheotaksis
Merupakan suatu kecenderungan dari makhluk hidup utnuk menerima rangsang mekanis dari arus air karena daa gerakan misalnya pada Planaria yang akan mengadakan reaksi terhadap arus air debagn reseptor yang ada pada seluruh tubuhnya.

4.    Anemotaksis
Kemampuan hewan untuk mengetahui aliran udara di sekitarnya. Anemotaksis ini terdapat pada insect. Mereka berorientasi di udara dengan menggunakan reseptor untuk mengetahui tekanan udara dan arus udara. Reseptor ini terdapat pada bagian dasar dan kepala.

5.    Indera Pengecap
Indera pengecap sangat penting bagi kelangsungan hidup hewan. Pada umunya pada hewan yang memiliki alat penciuman yang kurang tajam, kurang berkembang pula alat pengecapnya. Pada ikan dan amphibi ditemukan alat pengecap pada kulitnya. Pada jenis ikan tertentu indera pengecap terdapat pada moncong bagian bawah. Selain pada hewan-hewan vertebrata, alat kecap ini juga terdapat pada invertebrate seperti Hydra, walaupun belum mempunyai putting pengecap.
6.    Kemoreseptor
Indera penciuman dan pengecap disebut juga kemoreseptor sebab indera penciuman bisa mencium berbagi sifat zat kimia terutama bahaya dan indera pengecap meruapakan alat yang bisa merasakan zat kimia. Hewan invertebrate memiliki beberapa kemoreseptor yang berkembang baik dan berperan penting dalam kelangsungan hidupnya. Misalnya pada Protozoa jika ditetesi dengan asam lemah maka dia akan menggerakan pseudopodinya. Hydra dapat membendakan makanan yang hidup dan mati. Planaria mempunyai kemoreseptor yang berkembang baik pada bagian samping kepala, dengan alat ini planaria dapat menentukan adanya makanan begitu pula dangan Mollusca.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: