ILMU SOSIAL DASAR IV

6 04 2009

PEMUDA DAN SOSIALISASI

1. Pemuda
a. Pengertian pemuda
Pemuda diebut uga generai muda. Dalam dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda yang termasuk pemuda adalah:
– dari segi biologis pemuda adalah seseorang yang berusia 15-30 tahun
– dari segi budaya pemuda adalah seseorang yang berusia 13-21 tahun ke atas
– berdasarkan angkatan kera, pemuda adalah seeorang yang berusia 18-22 tahun
– Perencanaan modern, pemuda adalah eseorang yang berusia 0-18 tahun
– Berdasarkan ideologis politis, pemuda adalah seseorang yang berusia 18-30 tahun
– Erdasarkn ruang lingkup tempat, pemuda adalah seseorang yang berusia 25-30 tahun

b. Hakekat Kepemudaan
Dalam suatu pendekatan klasik pemuda dianggap sebagai suatu kelompok yang memiliki aspirasi sendiri dan bertentangan dengan aspirasi masyarakat. Hakekat kepemudaa ditinjau dari dua asumsi pokok:
– penghayatan mengenai proses perkembangan manusia dimana mengalami tiga masa mulai dari anak-anak, anak muda dan orangtua. Setiap masa memiliki arti yang hanya dimengerti dan dapat dinilai pada masa itu saja.
– Posisi pemuda dalam kehidupan. Dinamika pemuda tidak dilihat sebagian dari dinamika kehidupan, hal ini disebabkan oleh angapan bahwa pemuda tidak hanya mempunyai andil yang berarti dalam proses kehidupan bersama masyarakat.
Dua asumsi di atas kiranya akan menggugurkan pandangan klasik yang mengganggap kehidupan pemud sebagai suatu yan abnormal. Keseimbangan anatara manusia dengn lingkungnnya akan menciptakan keseimbangan yang dinamis. Ini merupakan interaksi yang bergerak, arah gerak itu sendiri bia ke arah baik atau sebaliknya tergantung bagaimana manusia menghadapi lingkungan.

c. Masalah Kepemudaan
Masalah kepemudaan merupakan masalah yang abadi dan selalu dialami oleh setiap generasi. Masalah-masalah ini muncul akibat dari pendewasaan diri seseorang serta penyesuaian diri seseorang terhdap situasi yang baru. Dahulu anak-anak mendapat pendidikan tradisional yang berpedoman pada kebiasaan serta nilai budaya dari orangtuanya, namun sekarang mereka telah menentukan jalannya sendiri. Dewasa ini kebanyakan pemuda secara biologis dan fisik telah dewasa, namun dalm hal psikologi dan ekonomi masih tergantung dengan orangtuanya. Seagi contoh di masa sekarang kebanyakan pemuda telah berumah tangga di usia muda, dan belum dapat menafkahi diri endiri, mereka masih tergantung pada orangtua.
Menurut pola dasar Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda, permasaahan pemuda dapat dilihat dari beberapa aspek:
– social psikologis : proses pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani dipengaruhi oleh perkembangan mental dan pengaruh pergaulan negative.
– Social budaya: proses modernisasi mempengaruhi pendewasaan diri. Benturan antara budaya tradisional dengan modern menimbulkan perbedaan pendapat dan pendapat antar generasi muda dan generasi tua.
– Sosial ekonomi: pertumubuhan penduduk yang cepat serta belum meratanya hasil pembangunan mengakibatkan bertambahnya penggangguran di kalangan pemuda. Kurangnya lapagan kerja menimulakn frustasi.
– Social politik: pemuda dalam politik berkebang dan cenderung mengkuti infrastruktur politik yang hidup pada suatu periode tertentu. Akibatnya makin banyak hambatan di kalangan pemuda.
Dari uraian di atas dpat disimpulkan masalah yang menyangkut generasi muda antara lain:
– menurunnya jiwa idelaisme, patriotisme, dan nasionalisme
– ketidakpastian masa depan generasi muda
– tidak seimbangannya umlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan
– kurangnya lapangan kerja
– kurangnya nutrisi
– banyaknya perkawinan di bawah umur
– adanya generasi muda yang menderita fisik dan mental
– pergaulan bebas
– meningkatkan kenakalan remakarena narkotika dan contoh perbuatan yang tidak patut dari orangtua.

d. Peranan Pemuda dalam Masyarakat
Peranan pemuda dalam masyarakat dapat dibedakan menjadi dua yaitu:
– berdasarkan atas usaha pemuda untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Berdasarkan peranannya dibedakan atas:
 pemuda sebagai individu penerus tradisi, oleh karena itu harus taat pada tradisi dan kebudayaan yang berlaku.
 Pemuda sebagai individu yang menyesuaikan diri baik dengan orangtua atau golongan yan berusaha mengubah tradisi.

– peranan pemuda yang menolak untuk menyesuaikan diri dengn lingkungannya. Berdasarkan peran pemuda dibedakan:
 pemuda urakan: jenis pemuda yang tidak bermaksug untuk mengadakan perubahan dalam masyarakat, tetapi ingin bebas bagi dirinya sendiri
 pemuda nakal: pemuda ini tidak berniat mengadakan perubahan, melainkan berusaha memperoleh manfaat dari masyarakat dengan melakukan tindakan yang mereka yang anggap menguntungkan diri
 pemuda radikal: pemuda-pemuda ini ingin mengadakan perubahan revolusioner.
Pera pemuda terlihat dahulu saat Indonesia menegakkan kemerdekaan. Beberapa peran pemuda antara lain:
– dalam menegakkan kemerdekaan: setelah proklamasi, pemuda membentuk organisasi
– dalam memplopori orde baru: pemberontakan PKI mempengaruhi kehidupan nyata, kemudian lahirlah Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) yang menadi pelopor mendobrak kea rah kehidupan baru yang dikenal dengan orde baru.
– Dalam masyarakat:
 Agent of change yaitu brtugas mengadakan perubahan-perubahan dalam masyarakat
 Agent of development yaitu bertugas melancarkan pembangunan disegala bidang baik fisik maupun non fisik.
 Agent of modernization yaitu bertugas sebagai pelopor pembaruan

2. Sosialisasi
Sosialisasi adalah sebuah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok dan masyarakat
a. Jenis sosialisasi
– sosialisasi primer (dalam keluarga): sosialisasi pertama yang dialani individu semasa kecil dengan belaar menadi anggota masyarakat
– sosialiasi skunder: proses sosialisasi lanjutan telah sosilisasi primer yang mempertahankan individu ke dalam kelompok tertentu
b. Tipe sosialisasi
– Formal: teradi melalui lembaga-lembaga yang berwenag menurut ketentuan yang berlaku dalam lembaga
– Informal: terdapat di mayarakat atau di dalam pergaulan yang bersifat kekeluargaan
c. Agen Sosialisasi
Agen sosialisasi adalah pihak-pihak yang melaksanakan atau melakukan sosialisasi. Yang termasuk dalam agen sosialisasi adalah keluarga, teman pergaulan dan lembaga-lembaga pendidikan

3. Internalisasi, Belaar dan Spesialisasi
Internalisasi adalah proses norma-norma kemasyarakatan yang tidak berhenti sampai institusional saja, akan tetapi norma tersebut mendarah daging dalam iwa anggota masyarakat. Norma terseut dapat dibedakan menjadi dua yaitu:
– norma yang mengatur pribadi yang mncakup norma kepercyaan dan kesusilaan.
– Norma yang mengatur hubungan pribadi, mencakup kaidah kesopanan dan kaidah hokum
Belajar adalah perubahan sikap dari tidak tahu menjadi tahu, dimana belaar dapat berlangsung di lingkungan maupun di lembaga pendidikan
Spesialisasi adalah kekhususan yang tlah diukur oleh seseorang individu

4. Perguruan dan Pendidikan
Keberhasilan pembangunan ditentukan oleh berbagai factor seperti kualitas sumber daya alam, sumber daya alam yang memadai, pemerintahan yang kuat dan sebagainya. Sumber daya manusia merupakan factor penting, manusia sebagai subek dan objek pembangunan. Dalam hal inilah pentingnya sebagai upaya menciptakan sumber daya alam yang berkualitas. Dewasa ini sekitar 80% dari sekolah dasar (6-12 thn) dapat ditampung oleh fasilitas pendidikan dasar yang ada dan diperkirakan 40% masih buta huruf. Pendidikan merupakan uaha adar dan terecana untuk mewuudkan suasana belajar dan proes pembelajaran agar peserta didik semua aktif mengembangkan potensi dirinya yang diperlukan oleh dirinya dan masyarakat.
Pendidikan dibedakan menadi:
a. Pendidikan formal: usaha-usaha peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sekolah dengan mengikuti peraturan yang sudah ditentukan, termasuk perguruan tinggi
b. Pendidikan nonformal:pendidikan yang dilakukan secara teratur dan sadar namun tidak terlalu ketat mengikuti peraturan yang ada pada sekolah. Misalnya: PKK
c. Pendidikan informal: pendidikan yan diperoleh melalui pengalaman dalam kehidupan shari-hari baik sadar ataupun tidak adar seak seseorang lahir sampai tua
d. Lembaga-lembaga pendidikan di bawah departemen an non departemen, lembaga-lembaga ini disebut pusat pendidikan dan latihan


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: