tumbuhan

16 02 2009

KEMBANG SEPATU

(Hibiscus rosa-sinensis L )

 

 

 

1.      Nama daerah: pucuk (Bali)

Nama Nasional: Kembang Sepatu

Nama Ilmiah     : Hibiscus rosasinensis L

Klasifikasi:

Regnum            :           Plantae

Subkingdom     :           Tracheobionta (berpembuluh)

Superdivisio      :           Spermathophyta (berbiji)

Divisio              :           MAgnoliophyta (berbunga)

Kelas               :           Magnolioposida (dikotil/ berkeping dua)\

            Subklas            :           Dilliniidae

            Ordo                :           Malvales

            Familia :           Malvaceae (suku kapas-kapasan)

            Genus               :           Hibiscus

 

 

 

2.      Habitus: semak

 

 

 

3.      Akar

Akar tunggang dan berwarna coklat tua

 

4.      Batang

Pada umunya memiliki tinggi 2 sampai 5 meter, bulat, berkayu, diameter ± 9 cm, amsih muda berwarna kehijauan, setelah tua berwarna kecoklatan

 

 

 

 

5.      Daun

Daun tunggal berwarna hijau tua, tersusun spiral, helaian daun berbentuk bulat telur , ujung meruncing, tepi daun bergerigi kasar, tulang daun menjari, tangkai daun panjang

 

6.      Bunga

Berbentuk terompet dengan tangkai sari yang panjang. Terdiri dari 5 helai daun kelopak yang dilindungi oleh kelopak tambahan (epicalyx) sehingga terlihat seperti dua lapis kelopak bunga. Mahkota terdiri dari 5 daun mahkotab dan biasanya berwarna putih, merah jambu, merah tua, kuning, ungu atau campuran. Tangkai putik berbentuk silinder panjang dikelilingi tangkai sari berbentuk oval yang bertaburan serbuk sari.Bunga bisa mekar menghadap ke atas, ke bawah atau ke samping. Pada umunya bersifat steril dan tidak menghasilkan buah. Di daerah tropis atau di rumah kaca tanaman berbunga sepanjang tahun, sedangkan di daerah subtropis berbunga dari musim panas hingga musim gugur

 

 

 

 

7.      Buah

Walaupun pada umunya berifat dteril tapi terkadang Kembang Sepatu menghasilkan buah yang bentuknya kecil dan lonjong. Jika masih muda berwarna putih jika sudah tua berwarna coklat

 

8.      Habitat

Di daerah tropis atau subtropis

 

9.      Manfaat

·        Akar berfungsi untuk menurunkan demam yang keras. Caranya: tumnuk akar Kembang Sepatu secukupnya hingga halus, rebus dengan air mendidih kira-kira 30 menit lalu saring. Air rebusan diminum tiga kali sehari sebanyak satu gelas

·        Untuk bronchitis: cuci dua kuntum daun kembang sepatu, lalau tumbuk hingga halus. Beri ¾ gelas air masak dan sedikit garam. Aduk ramuan tersebut hingga merata, lalu peras dan saring. Minum dua kali sehari. Atau bisa juga dengan ramuan rebus 2-3 kuntum bunga kembang sepatu dengan 2 gelas air sekira 15 menit, kemudian saring. Air rebusan yang telah disaring diminum dua kali sehari.

·        Daun Kembang Sepatu dapat dijadikan dapat digunkan obat demam pada anak-anak, lumatkan daun Kembang Sepatu segar secukupnya dengan sedikit air. Lumurkan di seluruh badan 2-3 kali sehari.

·        Ramuan untuk sariawan dan batuk, rebus daun Kembang Sepatu secukupnya dalam tiga gelas air mendidih selama 15 menit, lalu saring. Air rebusan diminum tiga kali sehari

·        Daun dan bunga ditambah sedikit air dan guka batu diembunkan selama satu malam dan rendamannnya bdiminum sebagai obnat pereda dan penyakit kencing bernanah. Ramuan untuk kencing bernanah, cuci enam kuntum bunga kembang sepatu, rebus dengan tiga gelas air hingga airnya tersisa ¾ gelas. Setelah itu saring dan didiamkan selama satu malam. Minum dengan madu tiga kali sehari sebanyak ½ gelas.

·        Bunga jika dilumatkan dan diminum, berfungsi untuk memperlancar haid. Ramuan unutk haid tidak teratur, cuci kumntum bunga kembang sepatu, lalu giling hingga halus. Tambahkan satu gelas air masak dan sedikit cuka. Selanjutnya peras dan saring. Minum 2-3 kali sehari sebanyak ½ gelas.

·        Tumbuhan ini juga bisa dijadikan alt kontrasepsi baik bagi pria maupun bagi wanita. Penelitian di laboratorium memperlihatkan bahwa  ekstrak kembang sepatu ini memiliki sifat antiestrogenik yang dapat menimbulkan terganggunya keseimbangan hormone reproduksi baik pria maupun wanita.

·        Di India bunga Kembang Sepatu digunakan untuk menyemir dan sebagai bunga persemabahan

·        Di Tiongkok, bunga yang berwarna merah digunakan sebagai bahan pewarna makanan.

·        Di Indonesia, daun, bunga dan akar dapat dijadikan sebagai obat tradisional. Kembang Sepatu yang dikeringkan bisa juga dijadikan the

·        Di Okinawa, Jepang digunakan sebagai tanaman pagar. Di bagian selatan Okinawa tanaman ini disebut Gushonu hana yang berarti bunga kehidupan sesudah mati sehingga banyak ditanaman di makam untuk mendoakan kebahagiaan di alam sana.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: