<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Icetea's Blog</title>
	<atom:link href="http://iceteazegeg.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://iceteazegeg.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Sep 2010 11:52:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='iceteazegeg.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Icetea's Blog</title>
		<link>http://iceteazegeg.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://iceteazegeg.wordpress.com/osd.xml" title="Icetea&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://iceteazegeg.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>EKSTEROSEPTOR PADA HEWAN</title>
		<link>http://iceteazegeg.wordpress.com/2010/09/10/eksteroseptor-pada-hewan-2/</link>
		<comments>http://iceteazegeg.wordpress.com/2010/09/10/eksteroseptor-pada-hewan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Sep 2010 11:52:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iceteajegeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iceteazegeg.wordpress.com/?p=117</guid>
		<description><![CDATA[Eksteroseptor adalah suatu alat penerima rangsang dar luar. Ada beberapa jeis eksoreseptor pada hewan yaitu: 1.    Pit organ Merupaka indera perasa panas yang digunakan oleh hewan untuk menangkap mangsanya. Alat ini dimiliki oleh ular. Pit organ terletak diantara mata dengan lubang hidung dan pada bagian muka. Bentuknya berupa saluran berisi darah  dan ujung-ujung sarfa yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=117&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Eksteroseptor adalah suatu alat penerima rangsang dar luar. Ada beberapa jeis eksoreseptor pada hewan yaitu:<br />
1.    Pit organ<br />
Merupaka indera perasa panas yang digunakan oleh hewan untuk menangkap mangsanya. Alat ini dimiliki oleh ular. Pit organ terletak diantara mata dengan lubang hidung dan pada bagian muka. Bentuknya berupa saluran berisi darah  dan ujung-ujung sarfa yang sangat peka terhadap panas.</p>
<p>2.    Gurat Sisi<br />
Ditemukan pada hewan vertebrata rendah seperti ikan dan amphibi. Gurat sisi ini merupakan suatu saluran di bawah kulit yang mempuntai saluran ke luar tubuhnya. Di permukaan tubuhnya saluran-saluran itu merupakan lubang-lubang membentuk barisan dalam satu garis. Pada saluran gurat sisi terdapat rambut-rambut sensoris yang letaknya teratur disebut neuromast. Fungsi neuromast adalah sebagai indera yang peka terhadap tekanan dan arus air, mengetahui objek yang bergerak berupa mangsa atau musuhnya.</p>
<p>3.     Rheotaksis<br />
Merupakan suatu kecenderungan dari makhluk hidup utnuk menerima rangsang mekanis dari arus air karena daa gerakan misalnya pada Planaria yang akan mengadakan reaksi terhadap arus air debagn reseptor yang ada pada seluruh tubuhnya.</p>
<p>4.    Anemotaksis<br />
Kemampuan hewan untuk mengetahui aliran udara di sekitarnya. Anemotaksis ini terdapat pada insect. Mereka berorientasi di udara dengan menggunakan reseptor untuk mengetahui tekanan udara dan arus udara. Reseptor ini terdapat pada bagian dasar dan kepala.</p>
<p>5.    Indera Pengecap<br />
Indera pengecap sangat penting bagi kelangsungan hidup hewan. Pada umunya pada hewan yang memiliki alat penciuman yang kurang tajam, kurang berkembang pula alat pengecapnya. Pada ikan dan amphibi ditemukan alat pengecap pada kulitnya. Pada jenis ikan tertentu indera pengecap terdapat pada moncong bagian bawah. Selain pada hewan-hewan vertebrata, alat kecap ini juga terdapat pada invertebrate seperti Hydra, walaupun belum mempunyai putting pengecap.<br />
6.    Kemoreseptor<br />
Indera penciuman dan pengecap disebut juga kemoreseptor sebab indera penciuman bisa mencium berbagi sifat zat kimia terutama bahaya dan indera pengecap meruapakan alat yang bisa merasakan zat kimia. Hewan invertebrate memiliki beberapa kemoreseptor yang berkembang baik dan berperan penting dalam kelangsungan hidupnya. Misalnya pada Protozoa jika ditetesi dengan asam lemah maka dia akan menggerakan pseudopodinya. Hydra dapat membendakan makanan yang hidup dan mati. Planaria mempunyai kemoreseptor yang berkembang baik pada bagian samping kepala, dengan alat ini planaria dapat menentukan adanya makanan begitu pula dangan Mollusca.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iceteazegeg.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iceteazegeg.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iceteazegeg.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iceteazegeg.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iceteazegeg.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iceteazegeg.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iceteazegeg.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iceteazegeg.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iceteazegeg.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iceteazegeg.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iceteazegeg.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iceteazegeg.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iceteazegeg.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iceteazegeg.wordpress.com/117/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=117&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iceteazegeg.wordpress.com/2010/09/10/eksteroseptor-pada-hewan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/637492688d6ff94e39c9579d1a3db2d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iceteajegeg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>STRATEGI PEMBELAJARAN EKSPOSITORI</title>
		<link>http://iceteazegeg.wordpress.com/2010/09/10/strategi-pembelajaran-ekspositori/</link>
		<comments>http://iceteazegeg.wordpress.com/2010/09/10/strategi-pembelajaran-ekspositori/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Sep 2010 11:49:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iceteajegeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iceteazegeg.wordpress.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[A.    Konsep Pembelajaran Ekspositori Istilah ekspositori berasal dari konsep eksposisi yang berarti memberi penjelasan. Dalam konteks pembelajran, eksposisi merupakan strategi yang dilakukan guru untuk mengatakan atau menjelaskan fakta-fakta, gagasan-gagasan dan informasi-informasi penting lainnya kepada para pembelajar. Jadi, strategi pembelajaran ekspoditori adalah strategi pembelajran yang menekankan kepada proses penyampaian materi secara verbal dari seseorang guru kepada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=115&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A.    Konsep Pembelajaran Ekspositori<br />
Istilah ekspositori berasal dari konsep eksposisi yang berarti memberi penjelasan. Dalam konteks pembelajran, eksposisi merupakan strategi yang dilakukan guru untuk mengatakan atau menjelaskan fakta-fakta, gagasan-gagasan dan informasi-informasi penting lainnya kepada para pembelajar.<br />
Jadi, strategi pembelajaran ekspoditori adalah strategi pembelajran yang menekankan kepada proses penyampaian materi secara verbal dari seseorang guru kepada sekelompok siswa dengan maksud agar siswa dapat menguasai materi pembelajaran secara optimal. Menurut Roy Killen (1998), menanamkan strategi ini sebagai istilah strategi pembelajaran langsung (Direct Introduction) karena materi pembelajaran tersebut langsung disampaikan kepada siswa.<br />
Karakteristik strategi ekspositori yaitu:<br />
1.    dilakuakan dengan cara penyampaian materi pembelajaran secara verbal artinya bertutur secra lisan yang merupakan alat utama dalam melakukan strategi ini.<br />
2.    materi yang disampaikan adalah materi pembelajaran yang sudah jadi, seperti data atau fakta, konsep-konsep tertentu yang harus dihafal sehingga tidak menuntut siswa untuk berpikir ulang<br />
3.    Tujuan utama pembelajaran adalah penguasaan materi sendiri artinya setelah proses pembelajaran berakhir siswa diharapkan dapat memahami yang benar yaitu mengingat kembali materi yang telah diuraikan</p>
<p>Strategi pembelajaran ekspositori dapat dikatakan efektif manakala:<br />
1.    Guru yang menyampaikan bahan-bahan baru serta kaitannya dengan yang harus  dipelajari siswa<br />
2.    Apabila guru menginginkan siswa mempunyia model intelektual tertentu misalnya agar siswa dapat mengingat bahan pelajaran dapat mengungkapkan bila diperlukan kembali<br />
3.    Jika ingin membangkitkan pengetahuan siswa tentang topic tertentu jadi materi pelajaran bersifat pancingan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.<br />
4.    Guru menginginkan untuk mendemontrasikan suatu teknik atau prosedur tertentu untuk kegiatan praktik<br />
5.    Apabila seluruh siswa memilki tingkat kesulitan yang sama sehingga guru perlu menjelaskna untuk seluruh siswa<br />
6.    Jika lingkungan tidak mendukung untuk menggunakan strategi yang berpusat pada siswa misalnya tidak ada sarana dan prasarana yang dibutuhkan<br />
7.    Jika guru tidak memilki waktu yang cukup untuk menggunakan pendekatan yang berpusat pada siswa.</p>
<p>B.    Prinsip-Prinsip Strategi Pembelajaran Ekspositori<br />
1.    Berorientasi pada tujuan<br />
Walaupun penyampaian materi pelajaran merupakan cirri utama dalam strategi pembelajaran ekspositori melalui metode ceramah, namun tidak berarti proses penyampaian materi tanpa tujuan pembelajaran. Sebelum strategi diterapkan oleh guru maka guru harus merumuskan tujuan pembelajaran secara jelas dan terukur. Seperti criteria pada umumnya tujuan pembelajaran harus dirumuskan dalam bentuk tingkah laku yang dapat diukur atau berorientasi pada kompetensi yang harus dicapai siswa. Strategi pembelaran ekspositori tidak akan mungkin mengejar tujuan kemampuan berpikir tingkat tinggi misalnya kemampuan untuk menganalisis, mengintesis, mengevaluasi sesuatu namun tidak berarti tujuan kemampuan taraf rendah. Justru tujuan itulah yang harus dijadikan ukuran dalam menggunakan strategi ekspositori.</p>
<p>2.     Prinsip Komunikasi<br />
Proses pembelajran dapat dikatakan sebagai proses komunikasi yang merujuk pada proses penyampaian pesan dari seseorang kepada seseorang atau sekelompok orang. Pesan yang disampaikan  adalah materi pembelajaran yang diorganisisr dan disusun sesuai dengan tujuan tertentu yang ingin dicapai. Dalam proses komunikasi guru berfungsi sebagai sumber pesan dan siswa sebagai penerima pesan.<br />
Dalam komunikasi selalu terjadi pemindahan pesan informasi dari sumber pesan ke penerima pesan. System komunikasi dikatakan efekrif jika pesan dapat ditangkap oleh penerima pesan secra utuh. Dan jika pesan tersebut tidak diterima dengan baik maka system komunikasi tersebut idak efektif. Kesulitan menangkap pesan disebabkan oleh gangguan yang menghambat kelancaran komunikasi sehingga siswa tidak dapat menerima pesan yang ingin disampaikan. Strategi ekspositori menekankan pada proses penyampaian, maka prinsip komunikasi sangat penting untuk diperhatikan.</p>
<p>3.    Prinsip Kesiapan<br />
Kesiapan merupakan salah satu hukum belajar. Inti dari hukum belajara adalah setiap individu akan merespon dengan cepat dari setiap stimulus manakala dalam dirinya sudah memiliki kesiapan dan tidak mungkin merespon jika tidak memiliki kesiapan. Agar siswa dapat menerima pesan informasi sebagai stimulus yang kita berikan, kita harus memposisikan mereka dalam keadaan siap baik secara fisik maupun psikis untuk menerima pelajaran. Oleh karena itu sebelum menyampaikan informasi apakah dalam otak anak sudah tersedia file yang sesuai dengan jenis informasi yang akan kita sampaikan atau belum. Jika belum kita sediakan dahulu agar dapat menampung setiap informasi yang kita berikan</p>
<p>4.    Prinsip Berkelanjutan<br />
Proses pembelajaran ekspositori harus  dapat mendorong siswa untuk mau mempelajari meteri pelajaran lebih lanjut. Pembelajaran bukan berlangsung pada saat itu saja tetapi juga untuk waktu selanjutnya. Ekspositori berhasil jika melalui proses penyampaian dapat membawa siswa pada situasi ketidakseimbangan sehingga mendorong untuk mencari dan menemukan semdiri melalui proses belajar mandiri.</p>
<p>C.    Prosedur Strategi Ekspositori<br />
1.    Rumuskan Tujuan yang Ingin Dicapai<br />
Merumuskan tujuan yang ingin dicapai merupakan langkah pertama yang harus dipersiapkan guru. Tujuan yang ingin dicapai sebaiknya dirumuskan dalam bentuk tingkah laku yang spesifik dan berorientasi dari hasil belajar. Pembelajaran dengan cara ceramah menyebabkan guru terlena dengan pembahasan yang dilakukan sehingga materi pelajaran melebar, tidak focus pada permasalahan dengan rumusan tujuan yang jelas maka tujuan yang harus dicapai akan menjadi factor yang mengikat bagi guru dalam menyampaikan bahan pelajaran.</p>
<p>2.    Kuasai Materi dengan Baik<br />
Penguasaan materi dengan baik merupakan syarat mutlak penggunaan strategi ekspositori. Penguasaan materi yang sempurna akan membuat kepercayaan diri guru meningkat sehingga guru akan mudah mengelola kelas, ia akan bebeas bergerak, berani menatap siswa, tidak takut dengan prilaku siswa yang mengganggu jalannya proses belajar mengajar. Agar guru dapat menguasai materi pelajaran maka yang dilakukan yaitu:<br />
-    pelajari sumber belajar yang muktahir<br />
-    persiapkan masalah-masalah yang mungkin muncul dengan cara menganalisis materi pelajaran dengan detail<br />
-    buat garis besar materi yang disampaikan untuk memandu dalam penyajian</p>
<p>3.    Kenali Medan dan Berbagai Hal yang dapat Mempengaruhi Proses Penyampaian<br />
Mengenali lapangan atau medan merupakan hal penting dalam persiapan. Pengenalan medan yang baik memungkinkan guru untuk mnegantisipasi kemungkinan yang mengganggu penyajian materi pelajaran. Hal-hal yang berhubungan dengan medan yang harus dikenali yaitu:<br />
-    latar belakang audiens/ siswa yang akan menerima materi misalnya kemampuan dasar, pengalaman belajar sesuai dengan materi, minat dan gaya belajar siswa.<br />
-    Kondisi ruangan baik ruangan baik luasnya atau besarnya ruangan, pencahayaan, posisi tempat duduk, kelengkapan ruangan. Pemahaman kondisi ruangan diperlukan untuk mengatur tempat duduk dan menempatkan media yang digunakan</p>
<p>D.    Langkah-Langkah  dalam Penerapan Ekspositori<br />
1.    Persiapan (Preparation)<br />
Dalam strattegi ekspositori langkah persipan sangat penting, keberhasilan pembelajaran sangat tergantung dari langkah persiapan. Tujuan yang ingin dicapai dalam melakukan persiapan yaitu:<br />
-    mengajak siswa keluar dari kondisi mental yang pasif<br />
-    membangkitkan motivasi dan minat siswa untuk belajar<br />
-    merangsang dan menggugah rasa ingin tahu siswa<br />
-    menciptakan suasana dan iklim pembelajaran yang terbuka<br />
Beberapa hal yang harus dilakukan dalam langkah persipan yaitu:<br />
a.    Berikan sugesti yang positif dan hindari sugesti yang negative<br />
Memberikan sugesti yang positif akan dapat membangkitkan kekuatan pada siswa untuk menembus rintangan dalam belajar. Sebaliknya sugesti yang negative dapat mematikan semangat belajar</p>
<p>b.     Mulailah dengan mengemukakan tujuan yang harus dicapai<br />
Mengemukakan tujuan sangat pentinga rtinya dalam setiap proses belajar mengajar. Dengan mengumukakan tujuan, siswa akan paham dengan apa yang harus mereka kuasai serta mau dibawa kemana mereka. Dengan demikian tujuan merupakan pengikat baik bagi guru maupun siswa</p>
<p>c.    Bukakan file dalam otak siswa<br />
Seperti halnya sebuah computer, data akan tersimpan jika sudah tersedia filenya. Begitu juga otak manusia, materi pelajaran akan ditangkap dan disimpan dalam memori jika sudah tersedia file yang sesuai. Sebelum kita menyampaikan materi pelajaran sebaiknya terlebih dahulu kita harus membuka file dalam otak siswa agar materi bisa cepat ditangkap.</p>
<p>2.    Penyajian (Presentation)<br />
Langkah penyampaian materi pelajaran sesuai dengan persiapan yang dilakukan. Dalam penyajian, bagaimana agar materi yang kita sampaikan mudah ditangkap dan dipahami oleh siswa. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyajian yaitu:<br />
a.    Penggunaan bahasa<br />
Penggunaan bahasa merupakan aspek yang sangat berpengaruh untuk keberhasilan presentasi. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan bahasa:<br />
-    bahasa yang dipakai harus dipahami dan komunikatif agar mudah dipahami<br />
-    dalam penggunaan bahasa harus memperhatikan tingkat perkembangan siswa. Misalnya penggunaan bahasa untuk SD berbeda dengan mahasiswa.</p>
<p>b.     Intonasi suara<br />
Intonasi suara adalah pengaturan suara agar sesuai dengan pesan yang disampaikan. Guru yang baik akan memahami kapan ia harus meninggikan dan melemahkan suara. Pengaturan suara akan membuat perhatian siswa terkontrol.</p>
<p>c.    Mnejaga kontak mata dengan siswa<br />
Dalam proses penyajian materi pelajaran, kontak mata merupakan hal penting untuk membuat siswa tetap memperhatikan pelajaran. Melalui kontak mata , siswa bukan hanya merasa dihargai tetapi juga seakan-akan diajak terlibat dalam proses penyajian. Pandanglah siswa secar bergiliran, jangan biarkan pandangan tertuju pada hal-hal di luar materi.</p>
<p>d.    Menggunakan joke-joke yang menyegarkan<br />
Menggunakan joke adalah kemampuan guru untuk menjaga kelas agar tetap hidup dan segar melalui penggunaan kalimat atau bahasa yang lucu. Guru dapat memunculkan joke bila dirasakan siswa sudah kehilangan konsentrasi yang bisa dilihat dari cara mereka  duduk tidak tenang, cara mereka memandang atau gejala-gejala prilaku tertentu misalnya misalnya memainkan alat tulis atau mengetuk-ngetuk meja.</p>
<p>3.     Korelasi (Corelation)<br />
Langkah korelasi adalah langkah menghubungkan materi pelajaran dengan pengalaman siswa dengan hal-hal lain yang memungkinkan siswa dapat menangkap keterkaitan dengan struktur pengetahuan yang dimiliki. Langkah korelasi dilakukan untuk memberi makna terhadap materi pelajaran. Sering terjadi dalam suatu pembelajaran dari guru dimana ia tidak dapat menangkap makna materi yang ia ajarkan.</p>
<p>4.    Menyimpulkan (Generalitation)<br />
Menyimpulkan adalah tahapan untuk memahami inti dari materi pelajaran yang telah disajikan. Langkah menyimpulkan dalam strategi pembelajaran strategi ekspositori yaitu mengambil inti sari dari proses penyajian. Menyimpulkan berarti memberikian keyakinan kepada siswa tentang kebenaran suatu paparan sehingga siswa tidak ragu. Menyimpulkan bisa dilakuakan dengan cara:<br />
-    mengulang kembali inti materi menjadi pokok persoalan<br />
-    cara memberikan beberapa pertanyaan yang relevan dengan materi yang telah disajikan<br />
-    cara maping melalui pemetaan keterkaitan antar materi pokok-pokok materi<br />
5.    Mengaplikasikan (Aplication)<br />
Langkah aplikasi adalah langkah unjuk kemampuan siswa setelah mereka menyimak penjelasan guru. Langkah ini sangat penting sebab melalui langkah ini guru akan dapat mengumpulkan informasi tentang penguasaan dan pemahaman materi pelajaran. Teknik yang digunakan adalah:<br />
-    dengan membuat tugas yang relevan dengan materi yang telah disajikan<br />
-    dengan meberikan tes yang sesuai dengan materi pelajaran yang telah disajikan.</p>
<p>E.    Keunggulan dan Kelemahan Strategi Ekspositori<br />
1.    Keunggulan<br />
-    Guru bisa mengontrol urutan dan keluasan materi pelajaran dengan demikian ia dapat mengetahui sampai sejauh mana siswa mneguasai bahan pelajaran yang disampikan<br />
-    Merupakan strategi pembelajaran yang sangat efektif apabila materi pelajaran yang harus dikuasai siswa cukup luas, sementara itu waktu yang dimiliki belajar sangat terbatas<br />
-    Bisa digunakan untuk jumlah siswa dan ukuran kelas yang besar.<br />
2.    Kelemahan<br />
-    Hanya bisa digunakan untuk siswa yang memiliki kemampuan mendengar dan menyimak secara baik.<br />
-    Tidak bisa melayani perbedaan individu baik perbedaan kemampuan, pengetahuan, minat bakat serta perbedaan gaya belajar.<br />
-    Sulit mnegembangkan kemampuan siswa dalam hal kemampuan sosialisasi, hubungan interpersonal, serta kemampuan berpikir klinis<br />
-    Keberhasilan strategi ini tergantung dengan guru<br />
-    Gaya komunikasi yang satu arah menyebabkan kesempatan untuk mengontrol pemahaman siswa akan materi pembelajaran terbatas dan juga bisa mengakibatkan pengetahuan yang dimiliki siswa terbatas dengan apa yang diberikan olah guru</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iceteazegeg.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iceteazegeg.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iceteazegeg.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iceteazegeg.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iceteazegeg.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iceteazegeg.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iceteazegeg.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iceteazegeg.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iceteazegeg.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iceteazegeg.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iceteazegeg.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iceteazegeg.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iceteazegeg.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iceteazegeg.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=115&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iceteazegeg.wordpress.com/2010/09/10/strategi-pembelajaran-ekspositori/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/637492688d6ff94e39c9579d1a3db2d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iceteajegeg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HARI RAYA NYEPI</title>
		<link>http://iceteazegeg.wordpress.com/2010/09/10/hari-raya-nyepi/</link>
		<comments>http://iceteazegeg.wordpress.com/2010/09/10/hari-raya-nyepi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Sep 2010 11:46:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iceteajegeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iceteazegeg.wordpress.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[1. Pengertian dan Hakekat Nyepi Hari raya Nyepi adalah perayaan hari tahun baru Saka yang jatuh pada penanggalan apisan sasih kadasa sehari setelah Tilem Kadasa atay bisa juga dikatakan hari penyucian untuk mencapai keseimbangan buana agung dan buana alit. Sarana penyucian yang digunakan adalah mantram, tirtha yang berfungsi melebur malaning bumi, api suci berfungsi untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=113&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. Pengertian dan Hakekat Nyepi</strong></p>
<p>Hari raya Nyepi adalah perayaan hari tahun baru Saka yang jatuh pada penanggalan apisan sasih kadasa sehari setelah Tilem Kadasa atay bisa juga dikatakan hari penyucian untuk mencapai keseimbangan buana agung dan buana alit.<br />
Sarana penyucian yang digunakan adalah mantram, tirtha yang berfungsi melebur malaning bumi, api suci berfungsi untuk pem,basmi. Untuk memperoleh kedua sarana tersebut dilakukan dengan cara upacara keagamaan yang disesuaikan desa desa, kala dan patra serta yoga semadhi. Bagi masyarakat Hindu di Bali, penyucian terhadap buana agung diwujudkan dengan menyelenggarakan upacara melasti dan pencaruan tawur kasanga, sedangkan penyucian terhadap buana alit dilakukan dengan Catur Brata Penyepian.<br />
Hakekat Nyepi adalah penyucian buana agung dan buana alit untuk mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin, terbinanya kehidupan yang berlandaskan Satyam (kebenaran), Siwam(kesucian) dan Sundaram (keindahan).</p>
<p><strong>2. Sejarah Nyepi</strong></p>
<p>Pada tahun 78 masehi seorang dari Dinasti Kusana bernama Raja Kaniska I naik tahta kerajaan. Raja ini sangat bijaksana bahkan pada hari Minggu tanggal 21 Maret 79. Purnama Waisaka yang kebetulan pada hari itu gerhana bulan, menetapkan kelender sistem Saka untuk mengenang kejayaan dan hari penobatannya. Sejak saat itulah ditetapkan perayaan tahun Saka.</p>
<p>Diresmikannya tahun Saka oleh Raja Kaniska I merupakan tonggak sejarah yang mentup permusuhan anatr suku di India sebelumnya. Semenjak saat itul bangkitlah toleransi antar suku bahkan antar agama.</p>
<p>Sejak ditetapkannya tahun Saka oleh raja Kaniska I, tahun ioni kemudian dipakai pula sampai ke India Utara yang sebelumnya memakai tahun Candra, demikian pula di India Timur bahkan terus berkembang ke Nusantara khususnya Bali. Dan sejak saat itu terjadilah pembauran antara tahun Saka (yajng memakai oerhitungan matahari) dengan tahun Candra.</p>
<p>Sepanjang sejarah Indonesia dari ratusan prasasti yang ditemukan dari jaman Sriwijaya sampai Majapahit prasasti-prasasti tersebut menggunakan tahun Saka.</p>
<p>Bentuk perayaan Nyepi pada zaman kejayaan Nusantara belum diketahui secara terperinci. Namun sesuai dengan pupuh LXXXIX kitab Negarakertagamabahwa semua aturan di Majapahit sepenuhnya juga diikuti di Bali, maka perrayaan Nyepi tidak dapat dilepas dari bagaimana umat Hindu merayakan di pulau Bali.</p>
<p>Di bali perayaan Nyepi bersumber pada dua buah lontar yaitu Sundarigama dan Swamandala, di samping tradisi yang turun menurun. Tradisi atau acara di dalam bahasa sansekerta memegang peranan terpenrting dalam sebagai wahama penunjang kehidupan beragama. Tidak kalah pentingnya dan pada akhirnya peranan Parisada Hindu Dharma Indonesia sebagai majelis tertinggi umat Hindu di Indonesia memberikan tuntunan, pengarahan dan pembinaan terhadap umat Hindu di Indonesia.</p>
<p>Nyepi di Indonesia dirayakan pada tanggal 1 bulan Waisakha dengan ”pati agni” yang sebelumnya pada hari Tilem bulan Chaitra dilaksanakan upacara Tawur Agung Kesanga, upacara Bhuta yadnya yang dilaksaanakan setiap tahun sekali. Jadi perayaan Nyepi di Indonesia mempergunakan perhitungan ”Luni Solar Sistem” yang merupakan perpaduan antara tahun Saka dengan tahun candra.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Catur Brata Penyepian</strong></p>
<p>Brata adalah pengendalian diri yang pada hakekatnya adalah yadnya dan bakti yang ditunjukkan kepada Ida sang Hyang Widi Wasa.</p>
<p>Tujuan pelaksanaan brata adalah:</p>
<ol>
<li>Untuk menyucikan diri lahir dan batin.</li>
<li>Untuk melaksanakan yadnya dan bakti. Secara sekala (nyata) yadnya dilakukan dengan upakara dan upacara sebelum hari raya Nyepi sedangkan secara niskala (abstrak) diwujudkan dengan tapa, brat, yoga dan semadi.</li>
<li>Untuk melaksanakan :”amulat sarira” atau instropeksi diri yakni menilai kembali perbuatan atau keberhasilan dan kegagalan di masa lampau.</li>
<li>Untuk melaksanakan program kerja atau langkah selanjutnya sesuai dengan pertimbangan budi pekerti yang merupakan pancaran dari Sang Atma yang berstana dalam diri kita masing-masing.</li>
</ol>
<p>Bagian-bagian dari Catur Brata Penyepian adalah:</p>
<ol>
<li><strong>a. </strong><strong>Amati Geni</strong></li>
</ol>
<p>Pada hakekatnya amati geni adalah mematikan kobaran api indriya. Utnuk melaksankan amati geni secara efektif maka dilakukan dalam bentuk monobrata yaitu kegiatan dalam bentuk meghentikan aktivitas mulut dan Upawasa yaitu berpuasa dengan tidak menikmati makanan atau minuman.</p>
<ol>
<li><strong>b. </strong><strong>Amati Karya</strong></li>
</ol>
<p>Artinya tidak melaksanakan kerja secara fisik sebagai upaya melaksanakan tapa (pengekangan indriya), brata ( taat dan teguh pada janji), yoga (menghubungkan diri dengan Ida Sang Hyang Widhi) dan semadhi (pemusatan pikiran untuk mencapai kebahagiaan sejati)</p>
<ol>
<li><strong>c. </strong><strong>Amati Lalanguan</strong></li>
</ol>
<p>Artinya tidak menikmati keindahan atau sesuatu yang mengasyikan. Pikiran dipusatkan utnuk menenungkan keagungan Sang Hyang Widhi untuk intropeksi diri dan mendengar suara alam tanpa aktivitas manusia/</p>
<ol>
<li><strong>d. </strong><strong>Amati Lalungaya</strong></li>
</ol>
<p>Berarti tidak berpergian kemanapun dalam artian tidak keluar rumah untuk mendukung kegiatan tapa, brat, yoga dan semadi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iceteazegeg.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iceteazegeg.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iceteazegeg.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iceteazegeg.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iceteazegeg.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iceteazegeg.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iceteazegeg.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iceteazegeg.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iceteazegeg.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iceteazegeg.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iceteazegeg.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iceteazegeg.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iceteazegeg.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iceteazegeg.wordpress.com/113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=113&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iceteazegeg.wordpress.com/2010/09/10/hari-raya-nyepi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/637492688d6ff94e39c9579d1a3db2d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iceteajegeg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MATERI PELAJARAN</title>
		<link>http://iceteazegeg.wordpress.com/2010/09/10/materi-pelajaran/</link>
		<comments>http://iceteazegeg.wordpress.com/2010/09/10/materi-pelajaran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Sep 2010 11:41:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iceteajegeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iceteazegeg.wordpress.com/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[1. Pengertian Materi Pelajaran Secara garis besar dapat dikemukakan bahwa materi pembelajaran (instructional material) adalah  pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dikuasai oleh peserta didik dalam rangka memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan. Menurut National Center for Vocational Education Research Ltd ada tiga pengertian materi pembelajaran yaitu: 1) merupakan informasi, alat dan teks yang diperlukan guru/ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=110&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. Pengertian Materi Pelajaran</strong></p>
<p>Secara garis besar dapat dikemukakan bahwa materi pembelajaran (instructional material) adalah  pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dikuasai oleh peserta didik dalam rangka memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan. Menurut National Center for Vocational Education Research Ltd ada tiga pengertian materi pembelajaran yaitu: 1) merupakan informasi, alat dan teks yang diperlukan guru/ instruktur untuk perencanaan dan penelaah inplementasi pembelajaran; 2) segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/ instruktur dalam kegiatan belajar mengajar di kelas; 3) seperangkat substansi pembelajaran yang disusun secara sistematis, menampilkan sosok yang utuh dari kompetensi yang akan dikuasai siswa dalam proses pembelajaran.<br />
Materi pembelajaran menempati posisi yang sangat penting dari keseluruhan kurikulum, yang harus dipersiapkan agar pelaksanaan pembelajaran dapat mencapai sasaran yang sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar. Artinya materi yang ditentukan untuk kegiatan pembelajaran hendaknya materi yang benar-benar menunjang tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar serta indicator.</p>
<p><strong>2. Jenis-Jenis Materi Pelajaran</strong></p>
<p>Jenis-jenis materi pembelajaran dapat diklasifikasikan sebagai berikut:<br />
a.    Fakta adalah segala hal yang berwujud kenyataan dan kebenaran, meliputi nama-nama objek, peristiwa, lambang, nama tempat, nama orang dan lain sebagainya. Contoh: mulut, paru-paru<br />
b.    Konsep adalah segala yang berwujud pengertian-pengertian baru yang bisa timbul sebagai hasil pemikiran, meliputi definisi, pengertian, cirri khusus, hakikat, inti/isi dan sebagainya. Contoh: Hutan hujan tropis di Indonesia sebagai sumber plasma nutfah, Usaha-usaha pelestarian keanekargaman hayati Indonesia secara in-situ dan ex-situ, dsb.<br />
c.    Prinsip adalah berupa hal-hal pokok dan memiliki posisi terpenting meliputi dalil, rumus, paradigm, teori serta hubungan antar konsep yang menggambarkan implikasi sebab akibat. Contoh: hukum Handy-Weinberg<br />
d.    Prosedur merupakan langkah-langkah sistematis atau berurutan dalam melakukan suatu aktivitas dan kronologi suatu sistem. Contoh: langkah-langkah dalam menggunakan metode ilmiah yaitu merumuskan masalah, observasi, hipotesis, melakukan eksperimen dan menarik kesimpulan.<br />
e.    Sikap atau nilai merupakan hasil belajar aspek sikap.<br />
Contoh: Pemanfaatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan, yaitu pengertian lingkungan, komponen ekosistem, lingkungan hidup sebagai sumberdaya, pembangunan berkelanjutan</p>
<p><strong>3. Prinsip-Prinsip Penentuan Materi Pelajaran</strong></p>
<p>Prinsip – prinsip yang dijadikan dasar dalam menentukan materi pembelajaran adalah:<br />
a.    Relevansi (kesesuaian)<br />
Materi pembelajaran hendaknya relevan dengan pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar. Jika kemampuan yang diharapkan dikuasai peserta didik berupa menghafal fakta, maka materi pembelajaran yang diajarkan harus berupa fakta, bukan konsep atau prinsip ataupun jenis materi lain. Contoh:  kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik adalah ”mendeskripsikan sistim gerak pada manusia dan hubungannya dengan manusia” maka pemilihan materi pembelajaran yang disampaikan seharusnya ”<br />
b.     Konsistensi (keajegan)<br />
Jika kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik ada dua macam maka materi yang diajarkan juga harus meliputi dua macam. Contoh: kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik adalah ”pengajaran mengenai sistem panca indera”<br />
c.    Adquency (kecukupan)<br />
Materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu peserta didik menguasai konpetensi dasar yang diajarkan. Materi tidak boleh terlalu sedikit dan tidak boleh terlalu banyak. Jika terlalu sedikit maka kurang membantu tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar. Sebaliknya jika terlalu banyak maka akan mengakibatkan keterlambatan dalam pencapaian target kurikulum.</p>
<p>Dalam pengembangan materi belajar guru harus mampu mengidentifikasikan dan mempertimbangkan hal-hal berikut:<br />
a.    Potensi peserta didik meliputi potensi intelektual, emosional, spiritual, sosial dan potensi vokasional<br />
b.    Relevansi dan karakteristik daerah. Jika peserta didik bersekolah dan berlokasi di daerah pantai, maka pengembangan materi pembelajaran diupayakan agar selaras dengan kondisi masyarakat pantai.<br />
c.    Tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial dan spiritual peserta didik<br />
d.    Kebermanfaatan bagi peserta didik. Pengembangan materi pembelajaran diupayakan agar manfaatnya dapat dirasakan peserta didik dalam waktu yang relative singkat setelah suatu materi pembelajaran tuntas dilaksanakan.<br />
e.    Struktur keilmuan yang sesuai dengan materi pembelajaran suatu ilmu.<br />
f.    Aktulaitas, kedalaman dan keluasan materi pembelajaran. Mengembangkan materi pembelajaran hendaknya mempertimbangkan potensi peserta didik, tingkat perkembangan peserta didik, kebermanfaatan bagi peserta didik, alokasi waktu dan perkembangan peradaban dunia<br />
g.    Relevansi kebutuhan peserta didik dan tuntunan lingkungan<br />
h.    Alokasi waktu</p>
<p><strong>4. Cakupan Materi Pelajaran</strong></p>
<p>Dalam cakupan atau ruang lingkup materi pembelajaran harus memperhatikan beberapa aspek berikut:<br />
a.    Aspek kognitif, aspek afektif atau aspek psikomotor, karena ketika sudah diimplementasikan dalam proses pembelajaran maka tiap-tiap jenis uraian materi tersebut memerlukan strategi dan media pembelajaran yang berbeda-beda. Selain memperhatikan jenis materi juga harus memperhatikan prinsip-prinsip yang perlu digunakan dalam menentukan cakupan pembelajaran yang menyangkut keluasan dan kedalaman materi<br />
b.    Keluasan materi berarti menggambarkan seberapa banyak materi-materi yang dimasukkan ke dalam suatu materi pembelajaran. Kedalaman materi yang menyangkut rincian konsep-konsep yang terkandung di dalamnya yang harus dipelajari oleh peserta didik.<br />
c.    Kecakupan atau memadainya cakupan materi juga perlu diperhatikan. Memadainya cakupan aspek materi pembelajaran akan sangat membantu tercapainya penguasaan kompetensi dasar yang telah ditentukan.  Cakupan atau ruang lingkup materi perlu ditentukan untuk mengetahui apakah materi yang akan diajarkan terlalu banyak, terlalu sedikit atau telah memadai sehingga terjadi kesesuaian dengan kompetensi dasar yang ingin dicapai.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iceteazegeg.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iceteazegeg.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iceteazegeg.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iceteazegeg.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iceteazegeg.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iceteazegeg.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iceteazegeg.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iceteazegeg.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iceteazegeg.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iceteazegeg.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iceteazegeg.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iceteazegeg.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iceteazegeg.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iceteazegeg.wordpress.com/110/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=110&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iceteazegeg.wordpress.com/2010/09/10/materi-pelajaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/637492688d6ff94e39c9579d1a3db2d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iceteajegeg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sistem Respirasi Aves</title>
		<link>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/10/26/sistem-respirasi-aves/</link>
		<comments>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/10/26/sistem-respirasi-aves/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 12:34:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iceteajegeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iceteazegeg.wordpress.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Sistem Respirasi Aves pada dasarnya sama seperti sistem pada respirasi pada mammmalia hanya saja pada aves terdapat pundi-pundi udara yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan udara pada waktu terbang. penasaran kan buka aja disini<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=105&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sistem Respirasi Aves pada dasarnya sama seperti sistem pada respirasi pada mammmalia hanya saja pada aves terdapat pundi-pundi udara yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan udara pada waktu terbang. penasaran kan buka aja <a href="http://www.ziddu.com/download/7081857/SISTEMRESPIRASIPADAAVES.doc.html">disini</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iceteazegeg.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iceteazegeg.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iceteazegeg.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iceteazegeg.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iceteazegeg.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iceteazegeg.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iceteazegeg.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iceteazegeg.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iceteazegeg.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iceteazegeg.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iceteazegeg.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iceteazegeg.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iceteazegeg.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iceteazegeg.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=105&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/10/26/sistem-respirasi-aves/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/637492688d6ff94e39c9579d1a3db2d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iceteajegeg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>METABOLISME</title>
		<link>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/10/26/metabolisme/</link>
		<comments>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/10/26/metabolisme/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 12:28:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iceteajegeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iceteazegeg.wordpress.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Metabolisme adalah proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh mahluk hidup atau sel . Metabolisme disebut juga reaksi enzimatis, karena metabolisme terjadi selalu menggunakan katalisator enzim. Metabolisme secara harfiah mempunyai arti “ perubahan” ( bahasa yunani metabole = berubah) yang dipakai untuk menunjukkan semua perubahan kimia dan energi yang terjadi di dalam tubuh, atau secara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=98&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Metabolisme adalah proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh mahluk hidup atau sel . Metabolisme disebut juga reaksi enzimatis, karena metabolisme terjadi selalu menggunakan katalisator enzim. Metabolisme secara harfiah mempunyai arti “ perubahan” ( bahasa yunani metabole = berubah) yang dipakai untuk menunjukkan semua perubahan kimia dan energi yang terjadi di dalam tubuh, atau secara sederhana adalah penggunaan makanan dalam tubuh.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Secara keseluruhan, metabolisme dikaitkan dengan pengaturan sumber daya materi dan energy. Beberapa jalur metabolisme membebaskan energy dengan merombak molekul-molekul kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana.  Proses ini disebut dengan katabolisme. Proses utama dari katabolisme adalah respirasi seluler. Pada proses respirasi seluler, glukosa dan bahan organic akan  dirombak menjadi karbondioksida dan air. Sebaliknya anabolisme memakai energy untuk membangun kompleks dari molekul-molekul yang lebih sederhana. Salah satu contoh dari anabolisme adalah sintesis asam amino.  Dengan kata lain metabolisme dalam tubuh ada dua fungsi yaitu sebagai penghasil energy berupa ATP dan biosintesis</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Di dalam berbagi jenis kegiatan sehari-hari secara umum ada dua aktivitas metabolisme yaitu</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">a.<span style="white-space:pre;"> </span>Metabolisme aerob merupakan metabolisme yang bergantung terhadap ketersediaan oksigen untuk membantu proses pembakaran sumber energy sehingga juga akan bergantung terhadap kerja optimal dari organ-organ tubuh untuk dapat mengangkut oksigen agar proses pembakaran sumber energy dapat berjalan sempurna.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">b.<span style="white-space:pre;"> </span>Metabolisme anaerob merupakan metabolisme yang tidak bergantung pada ketersediaan oksigen, sehingga untuk memecah sumber energy maka diperlukan energy secara tepat dalam waktu yang kontinu untuk durasi yang cukup lama.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Proses metabolisme anaerob dapat menghasilkan energy dalam bentuk ATP dengan laju yang lebih cepat dibandingkan dengan metabolisme aerob namun hanya dalam waktu yang terbatas. Walaupun prosesnya dapat berjalan lebih cepat, namun metabolisme anaerob hanya menghasilkan molekul ATP dalam jumlah yang sedikit jika dibandingkan dengan metabolisme aerob. Proses metabolisme aerobic juga dikatakan proses yang bersih karena selain akan menghasilkan energy, proses tersebut akan menghasilkan produk sampingan berupa karbondioksida dan air. Hal ini berbeda dengan proses metabolisme anaerobic yang juga akan menghasilkan produk sampingan berupa asam laktat yang apabila terakumulasi dapat menghambat kontraksi otot.</div>
<div>Metabolisme adalah proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh mahluk hidup atau sel . Metabolisme disebut juga reaksi enzimatis, karena metabolisme terjadi selalu menggunakan katalisator enzim. Metabolisme secara harfiah mempunyai arti “ perubahan” ( bahasa yunani metabole = berubah) yang dipakai untuk menunjukkan semua perubahan kimia dan energi yang terjadi di dalam tubuh, atau secara sederhana adalah penggunaan makanan dalam tubuh.</div>
<div>selengkapnya <a href="http://www.ziddu.com/download/7081212/metabolisme.docx.html">download disini</a></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iceteazegeg.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iceteazegeg.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iceteazegeg.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iceteazegeg.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iceteazegeg.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iceteazegeg.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iceteazegeg.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iceteazegeg.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iceteazegeg.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iceteazegeg.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iceteazegeg.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iceteazegeg.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iceteazegeg.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iceteazegeg.wordpress.com/98/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=98&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/10/26/metabolisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/637492688d6ff94e39c9579d1a3db2d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iceteajegeg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bentuk Kehidupan Ekosistem Pantai</title>
		<link>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/10/14/bentuk-kehidupan-ekosistem-pantai/</link>
		<comments>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/10/14/bentuk-kehidupan-ekosistem-pantai/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 09:08:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iceteajegeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iceteazegeg.wordpress.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Bentuk Kehidupan Ekosistem Pantai Air sangat penting bagi kehidupan, tetapi ketersediaannya bervariasi secara dramatis di berbagai habitat. Organisme air tawar dan air laut hidup terendam di dalam suatu lingkungan akuatik tetapi organisme tersebut menghadapi permasalahan keseimbangan air jika tekanan osmosis intraselulernya tidak sesuai dengan tekanan osmosis air di sekitarnya. Bentuk kehidupan ekosistem pantai di Serijong [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=96&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Bentuk Kehidupan Ekosistem Pantai</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;"><span style="white-space:pre;"> </span>Air sangat penting bagi kehidupan, tetapi ketersediaannya bervariasi secara dramatis di berbagai habitat. Organisme air tawar dan air laut hidup terendam di dalam suatu lingkungan akuatik tetapi organisme tersebut menghadapi permasalahan keseimbangan air jika tekanan osmosis intraselulernya tidak sesuai dengan tekanan osmosis air di sekitarnya.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;"><span style="white-space:pre;"> </span>Bentuk kehidupan ekosistem pantai di Serijong adalah bioma akuatik. Kehidupan berasal dari air dan berevolusi di sana selama hamper 3 miliar tahun sebelum tumbuhan dan hewan mulai berpindah ke daratan. Bioma akuatik masih mewakili bagian terbesar dalam biosfer. Para ahli ekologi membedakan antara bioma air tawar dan bioma air laut berdasarkan perbedaan fisik dan kimiawi. Sebagai contoh, bioma pantai  umumnya memiliki konsentrasi garam rata- rata 3 % , sementara bioma air tawar umumnya memiliki ciri konsentrasi garam yang lebih rendah dari 1 %. Lautan menutupi sekitar 75 % permukaan bumi, dan memiliki dampak yang sangat besar pada biosfer. Penguapan air laut akan menyediakan uap air yang akan menjadi sebagian besar curah hujan di planet ini, dan suhu lautan berpengaruh pada pola iklim dan angina di dunia. Selain itu alga dan bakteri fotosintetik menyediakan sebagian besar oksigen (O2) dunia dan mengkonsumsi sebagian besar karbon dioksida (CO2).</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;"><span style="white-space:pre;"> </span>Cahaya diserap oleh air itu sendiri dan oleh mikroorganisme yang ada di dalamnya, sedemikian rupa sehingga intensitasnya menurun secara cepat dengan bertambahnya kedalaman. Para ahli ekologi membedakan antara zona fotik di again atas, yaitu daerah yang cahayanya mencukupi untuk fotosintesis, dan zona afotik di bagian bawah, yaitu daerah dengan sedikit sekali cahaya yang menembus samapai ke daerah itu. Energi panas dari cahaya matahari akan menghangatkan permukaan air hingga ke bagian air yang dapat ditembus oleh cahaya matahari , tetapi air di tempat yang lebih dalam tetap sangat dingin.</div>
<div></div>
<div></div>
<div><span style="white-space:pre;"> </span>Air sangat penting bagi kehidupan, tetapi ketersediaannya bervariasi secara dramatis di berbagai habitat. Organisme air tawar dan air laut hidup terendam di dalam suatu lingkungan akuatik tetapi organisme tersebut menghadapi permasalahan keseimbangan air jika tekanan osmosis intraselulernya tidak sesuai dengan tekanan osmosis air di sekitarnya.</div>
<div><span style="white-space:pre;"> </span>Bentuk kehidupan ekosistem pantai di Serijong adalah bioma akuatik. Kehidupan berasal dari air dan berevolusi di sana selama hamper 3 miliar tahun sebelum tumbuhan dan hewan mulai berpindah ke daratan. Bioma akuatik masih mewakili bagian terbesar dalam biosfer. Para ahli ekologi membedakan antara bioma air tawar dan bioma air laut berdasarkan perbedaan fisik dan kimiawi. Sebagai contoh, bioma pantai  umumnya memiliki konsentrasi garam rata- rata 3 % , sementara bioma air tawar umumnya memiliki ciri konsentrasi garam yang lebih rendah dari 1 %. Lautan menutupi sekitar 75 % permukaan bumi, dan memiliki dampak yang sangat besar pada biosfer. Penguapan air laut akan menyediakan uap air yang akan menjadi sebagian besar curah hujan di planet ini, dan suhu lautan berpengaruh pada pola iklim dan angina di dunia. Selain itu alga dan bakteri fotosintetik menyediakan sebagian besar oksigen (O2) dunia dan mengkonsumsi sebagian besar karbon dioksida (CO2).</div>
<div><span style="white-space:pre;"> </span>Cahaya diserap oleh air itu sendiri dan oleh mikroorganisme yang ada di dalamnya, sedemikian rupa sehingga intensitasnya menurun secara cepat dengan bertambahnya kedalaman. Para ahli ekologi membedakan antara zona fotik di again atas, yaitu daerah yang cahayanya mencukupi untuk fotosintesis, dan zona afotik di bagian bawah, yaitu daerah dengan sedikit sekali cahaya yang menembus samapai ke daerah itu. Energi panas dari cahaya matahari akan menghangatkan permukaan air hingga ke bagian air yang dapat ditembus oleh cahaya matahari , tetapi air di tempat yang lebih dalam tetap sangat dingin.</div>
<div></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iceteazegeg.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iceteazegeg.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iceteazegeg.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iceteazegeg.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iceteazegeg.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iceteazegeg.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iceteazegeg.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iceteazegeg.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iceteazegeg.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iceteazegeg.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iceteazegeg.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iceteazegeg.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iceteazegeg.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iceteazegeg.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=96&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/10/14/bentuk-kehidupan-ekosistem-pantai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/637492688d6ff94e39c9579d1a3db2d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iceteajegeg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>EKSTEROSEPTOR PADA HEWAN</title>
		<link>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/10/14/eksteroseptor-pada-hewan/</link>
		<comments>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/10/14/eksteroseptor-pada-hewan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 09:03:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iceteajegeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iceteazegeg.wordpress.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[EKSTEROSEPTOR PADA HEWAN Eksteroseptor adalah suatu alat penerima rangsang dar luar. Ada beberapa jeis eksoreseptor pada hewan yaitu: 1. Pit organ Merupaka indera perasa panas yang digunakan oleh hewan untuk menangkap mangsanya. Alat ini dimiliki oleh ular. Pit organ terletak diantara mata dengan lubang hidung dan pada bagian muka. Bentuknya berupa saluran berisi darah  dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=93&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">EKSTEROSEPTOR PADA HEWAN</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Eksteroseptor adalah suatu alat penerima rangsang dar luar. Ada beberapa jeis eksoreseptor pada hewan yaitu:</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">1.<span style="white-space:pre;"> </span>Pit organ</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Merupaka indera perasa panas yang digunakan oleh hewan untuk menangkap mangsanya. Alat ini dimiliki oleh ular. Pit organ terletak diantara mata dengan lubang hidung dan pada bagian muka. Bentuknya berupa saluran berisi darah  dan ujung-ujung sarfa yang sangat peka terhadap panas.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">2.<span style="white-space:pre;"> </span>Gurat Sisi</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Ditemukan pada hewan vertebrata rendah seperti ikan dan amphibi. Gurat sisi ini merupakan suatu saluran di bawah kulit yang mempuntai saluran ke luar tubuhnya. Di permukaan tubuhnya saluran-saluran itu merupakan lubang-lubang membentuk barisan dalam satu garis. Pada saluran gurat sisi terdapat rambut-rambut sensoris yang letaknya teratur disebut neuromast. Fungsi neuromast adalah sebagai indera yang peka terhadap tekanan dan arus air, mengetahui objek yang bergerak berupa mangsa atau musuhnya.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">3.<span style="white-space:pre;"> </span> Rheotaksis</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Merupakan suatu kecenderungan dari makhluk hidup utnuk menerima rangsang mekanis dari arus air karena daa gerakan misalnya pada Planaria yang akan mengadakan reaksi terhadap arus air debagn reseptor yang ada pada seluruh tubuhnya.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">4.<span style="white-space:pre;"> </span>Anemotaksis</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Kemampuan hewan untuk mengetahui aliran udara di sekitarnya. Anemotaksis ini terdapat pada insect. Mereka berorientasi di udara dengan menggunakan reseptor untuk mengetahui tekanan udara dan arus udara. Reseptor ini terdapat pada bagian dasar dan kepala.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">5.<span style="white-space:pre;"> </span>Indera Pengecap</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Indera pengecap sangat penting bagi kelangsungan hidup hewan. Pada umunya pada hewan yang memiliki alat penciuman yang kurang tajam, kurang berkembang pula alat pengecapnya. Pada ikan dan amphibi ditemukan alat pengecap pada kulitnya. Pada jenis ikan tertentu indera pengecap terdapat pada moncong bagian bawah. Selain pada hewan-hewan vertebrata, alat kecap ini juga terdapat pada invertebrate seperti Hydra, walaupun belum mempunyai putting pengecap.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">6.<span style="white-space:pre;"> </span>Kemoreseptor</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">Indera penciuman dan pengecap disebut juga kemoreseptor sebab indera penciuman bisa mencium berbagi sifat zat kimia terutama bahaya dan indera pengecap meruapakan alat yang bisa merasakan zat kimia. Hewan invertebrate memiliki beberapa kemoreseptor yang berkembang baik dan berperan penting dalam kelangsungan hidupnya. Misalnya pada Protozoa jika ditetesi dengan asam lemah maka dia akan menggerakan pseudopodinya. Hydra dapat membendakan makanan yang hidup dan mati. Planaria mempunyai kemoreseptor yang berkembang baik pada bagian samping kepala, dengan alat ini planaria dapat menentukan adanya makanan begitu pula dangan Mollusca.</div>
<div>Eksteroseptor adalah suatu alat penerima rangsang dar luar. Ada beberapa jeis eksoreseptor pada hewan yaitu:</div>
<div>Lebih lengkap download disini http://www.ziddu.com/download/7024714/EKSTEROSEPTORPADAHEWAN.docx.html</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iceteazegeg.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iceteazegeg.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iceteazegeg.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iceteazegeg.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iceteazegeg.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iceteazegeg.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iceteazegeg.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iceteazegeg.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iceteazegeg.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iceteazegeg.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iceteazegeg.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iceteazegeg.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iceteazegeg.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iceteazegeg.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=93&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/10/14/eksteroseptor-pada-hewan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/637492688d6ff94e39c9579d1a3db2d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iceteajegeg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/05/07/91/</link>
		<comments>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/05/07/91/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 02:43:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iceteajegeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/05/07/91/</guid>
		<description><![CDATA[SISTEM PEREDARAN DARAH PADA HEWAN VERTEBRATA Seluruh hewan vertebrata (termasuk manusia) mempunyai sistem peredaran darah tertutup yang disebut sistem kardiovaskuler. Sistem tersebut terdiri atas otot jantung, pembuluh darah, dan darah. Jantung terdiri atas serambi dan bilik. Serambi adalah bagian yang menerima darah, sedangkan bilik adalah bagian yang memompa darah ke luar dari jantung. Pembuluh darah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=91&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SISTEM PEREDARAN DARAH PADA HEWAN VERTEBRATA</strong></p>
<p>	Seluruh hewan vertebrata (termasuk manusia) mempunyai sistem peredaran  darah tertutup yang disebut sistem kardiovaskuler. Sistem tersebut terdiri atas otot jantung, pembuluh darah, dan darah.<br />
Jantung terdiri atas serambi dan bilik. Serambi adalah bagian yang menerima darah, sedangkan bilik adalah bagian yang memompa darah ke luar dari jantung.<br />
Pembuluh darah berfungsi untuk mengangkut darah yang keluar ataupun menuju jantung.Ada tiga jenis pembuluh darah, yaitu arteri (pembuluh nadi), kapiler (pembuluh halus), dan vena (pembuluh balik).<br />
Dalam sistem kardiovaskuler, jantung dapat dilewati oleh aliran darah sebanyak sekali ini sering disebut sistem peredaran darah tunggal atau dua kali dan ini sering di sebut sistem peredaran darah ganda. Sistem peredaran darah tunggal hanya dimiliki oleh ikan.<br />
Jantung (cor) sebagai pusat peredaran darah, perkembangan jantung verterata sebagai berikut :<br />
•	Pisces<br />
Jantung sudah terbagi menjadi 2 ruang a yaitu 1 atrium (serambi) dan 1 ventrikel (bilik).<br />
•	Amfibia<br />
Jantung sudah terbagi menjadi 3 ruangan yaitu 2 atrium (serambi) dan 1 ventrikel (bilik).<br />
•	Reptilia<br />
Jantung terdiri dari 4 ruangan yaitu 2 atrium dan 2 ventrikel tapi belum sempurna akibat masih adanya lubang yang disebut dengan foramen panizzae.<br />
•	Aves<br />
Jantung sudah terbagi menjadi 4 ruangan yaitu 2 atrium dan 2 ventrikel.<br />
•	Mammalia<br />
Jantung sudah terbagi menjadi 4 ruangan yang sempurna yaitu 2 atrium dan 2 ventrikel.</p>
<p>A.	Sistem Peredaran Darah Pada Pisces<br />
Sistem peredaran darah ikan merupakan sistem peredaran darah tunggal, yaitu darah melewati jantung sekali dalam setiap peredaran. Jantung ikan terbagi menjadi dua ruangan. Yaitu satu serambi dan satu bilik.<br />
Seluruh darah yang masuk ke jantung melalui vena mempunyai kadar O2 yang rendah dan CO2 yang tinggi. Darah tersebut disebut darah vena. Otot bilik akan memompa darah keluar dari jantung lewat arteri menuju kapiler di dalam insang. Daerah insang merupakan tempat terjadinya pertukaran gas, CO2 dibebaskan dan O2 diikat. Darah yang kaya O2 disebut darah arteri. Darah arteri kemudian mengalir menuju ke kapiler sistemik, yaitu kapiler yang menyebar ke seluruh tubuh. Darah dari sel-sel tubuh dikumpulkan ke vena. Seiring dengan waktu, darah yang miskin O2 masuk ke dalam vena dan dibawa kembali ke jantung.   </p>
<p>B.	Sistem Peredaran Darah Pada Amfhibi<br />
Seluruh hewan verterata selain ikanm mempunyai sistem peredaran darah ganda, yaitu darah melewati jantung dua kali dalam setiap peredaran. Darah mengalir dari peredaran utama (besar) ke jantung, kemudian ke paru-paru dan kembali lagi ke jantung sebelum dipompa ke dalam peredaran utama. Dalam sistem peredaran darah ganda, terdapat tiga jalur peredaran darah, yaitu peredaran darah utama/besar (disebut peredaran sistemik), peredaran darah kecil, (disebut peredaran pulmonari), dan peredaran porta. Perbedaan ketiga jenis jalur peredaran darah tersebut dapat dibedakan sebagai berikut.<br />
1)	Peredaran darah sistemik : bilik kiri  seluruh tubuh (kecuali paru-paru  serambi kanan.<br />
2)	Peredran darah pulmonary : bilik kanan  paru-paru  serambi kiri.<br />
3)	Peredaran Darah Porta : peredaran darah dari suatu organ ke organ lain sebelum mencapai jantung. Contoh : porta hepatica yang menghubungkan alat pencernaan dan hati.<br />
Jantung amfhibi terdiri atas tiga ruang, yaitu dua serambi dan satu bilik. Hal yang sama juga tampak pada reptil, tetapi jantung reptile terdiri atas  empat ruang dengan sekat di antara dua bilik belum sempurna. Serambi kanan menerima darah miskin O2 dari seluruh tubuh melalui vena sistemik, sedangkan serambi kanan menerima darah kaya O2 dari paru-paru melaui vena paru-paru. Meski hanya mempunyai satu bilik, dua aliran darah yang masuk ke dalam bilik hanya mengalami sedikit percampuran. Campuran darah yang masuk ke dalam bilik akan dipompa dan diedarkan ke seluruh tubuh, termasuk paru-paru.<br />
Kondisi campuran darah dari serambi kanan dan kiri tidaklah jelek karena sebagian darah serambi kanan yang berasal dari kulit mengalami oksigenasi. Karena kulit amfhibi juga berperan dalam pengambilan O2 dari lingkungan. Pada saat amfhibi berada dalam air, paru-parunya menjadi kempis dan ketahana aliran darah yang menuju paru-paru meningkat. Tidak adanya sekat di dalam bilik memungkinkan darah yang telah teroksigenasi (di kulit) kembali masuk ke serambi kanan dan langsung dikirim ke seluruh tubuh. Energi untuk mengalirkan darah ke paru-parutidak lagi diperlukan.</p>
<p>C.	Sistem Peredaran Darah Pada Reptilia<br />
Pada reptilia, terdapat lebih sedikit lagi pencampuran darah yang kaya oksigen dengan darah yang kurang oksigen. Meskipun jantung reptilia berbilik tiga, Ventrikel ini terbagi secara parsial, dan dihuhungkan dengan Foramen Panizzae. Reptilia mempunyai sirkulasi ganda, yaitu sirkuit sistemik dan sirkuit pulmoner (pulmonary circuit), yang mengalirkan darah dari jantung ke jaringan pertukaran gas dalam paru-paru dan kembali ke jantung. Fungsi dari Foramaen Panizzae adalah :<br />
1.	Memungkinkan pemberian oksigen ke alat-alat pencernaan.<br />
Dalam keadaan normal / di darat darah dari paru-paru kaya O2 masuk ke atrium kiri lewat vena vulmonalis, lalu ke ventrikel kiri, terus ke ventrikel kanan melaui Foramen panizzae, kemudian masuk ke aorta kiri, lalu ke arteria coeliaca, selanjutnya masuk ke usus. Andaikata Foramen panizzae tidak ada maka aorta kiri yang mendapat darah dari ventrikel kanan (tanpa oksigen) akan memberikan darah tanpa oksigen ke usus.<br />
2.	Untuk memberikan keseimbangan tekanan dalam Jantung waktu hewan menyelam.<br />
Sebelum menyelam paru-parunya penuh di isi udara sehingga paru-paru memuai dan udara mengadakan tekanan kepada pembuluh-pembuluh darah yang ada di paru-paru. Akibatnya seluruh peredaran darah paru mendapat tekanan yang termasuk arteria pulmonalis. Dengan demikian maka darah yang berasal dari ventrikel kanan yang seharusnya masuk ke arteria pulmonalis tidak dapat masuk. Karena adanya Foramen panizzae maka darah tersebut mengalir melalui foramen ini ke ventrikel kiri, sehingga tekanan darah di jantung kanan dapat dikurangi. Dalam keadaan ini aorta kiri dan usus semata-mata mendapat darah yang tanpa oksigen.</p>
<p>D.	Sistem Pencernaan Aves<br />
Aves adalah hewan vertebrata pertama yang mempunyai tipe sirkulasi ganda yang telah sempurna. Tidak ada pencampuran darah arteri dan vena. Sinus venosus telah menghilang pada hewan ini. Tiga vena besar yaitu dua vena cava anterior dan satu vena cava posterior yang masuk langsung ke dalam atrium kanan. Vena pulmonalis mengembalikan darah yang yang sudah kaya akajn oksigen dari paru-paru ke atrium kiri. Jantung pada aves relative lebih besar dibandingkan dengan jantung vertebrat yang sebelumnya. Kedua atriumnya berdinding tipis. Ventrikel sudah terpisah sempurna seperti pada buaya. Dinding otot ventrikel kiri jauh lebih tebal daripada ventrikel kanan. Abtara atrium kanan dan ventrikrl kanan dipisahkan oleh suatu valvula tunggal. Seadng pada atrium kiri dan ventrikel kiri dipisahkan oleh dua valvula yaitu valvula bicuspidalis. Pada Aves hanya ada dua pembuluh darah yang meninggalkan jantung yaitu aorta pulmonalis dari ventrikel akanan dan arcus aorta dari ventrikel kiri. </p>
<p>E.	Sistem Peredaran Darah pada Mammalia (Manusia)<br />
a.	Sistem peredaran darah sistemik (peredaran darah panjang)<br />
Darah mulai dari bilik (ventrikel) kiri samapi serambi (atrium) kanan pada jantung. Peredaran darah sistemik dimulai dari adanya kontraksi  ventrikel kiri yang mneyebabkan darah mengalir melalui aorta. Dari aorta, darah akan mengalir melalui arteri, arteriol dan kapiler sampai semua jaringan tubuh. Dari akpiler jaringan tubuh, darah akan dialirkan ke serambi kanan jantung.<br />
Fungsi system peredaran darah sistemik ini adalah untuk membawa oksigen dan nutrisi serta hormone ke sel jaringan dan mengalihkan atau mengambil zat sisa metabolism.</p>
<p>b.	Sistem Peredaran darah paru-paru (pulmonary  circulation)<br />
Peredaran darah ini dimulai dari ventrikel kanan sampai atrium kiri. Peredaran darah paru-paru dimulai dari kontraksi ventrikel kanana yang mendorong darah ke arteri pulmonaris yang kemudian mengalir ke kapiler paru-paru. Pada waktu mengalir di apru-paru, darah menerima atau mnegikat oksigen dan melepaskan karbondioksida. Dari paru-paru, kemudian darah mengalir melalui vena pulmonalis menuju atrium kiri.<br />
Pada waktu darah melalui paru-paru akan terjadi oksigenasi yaitu proses berdifusinya oksigen dari paru-paru ke dalam darah. Hal inilah yang mneyebabkan darah yang meninggalkan paru-paru banyak mengandung oksigen. Sebaliknya selama di dalam paru-paru, darah melepaskan karbondioksida ke paru-paru.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iceteazegeg.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iceteazegeg.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iceteazegeg.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iceteazegeg.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iceteazegeg.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iceteazegeg.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iceteazegeg.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iceteazegeg.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iceteazegeg.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iceteazegeg.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iceteazegeg.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iceteazegeg.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iceteazegeg.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iceteazegeg.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=91&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/05/07/91/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/637492688d6ff94e39c9579d1a3db2d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iceteajegeg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FISIOLOGI SISTEM PENCERNAAN HEWAN</title>
		<link>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/04/21/fisiologi-sistem-pencernaan-hewan/</link>
		<comments>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/04/21/fisiologi-sistem-pencernaan-hewan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 01:23:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iceteajegeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iceteazegeg.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[  1. Invertebrta a. Platyhelminthes Mempunyai organ sederhana dan system gastrovaskuleryaitu hanya satu muara keluar yang berfungsi baik sebagi mulut maupun anus. Contoh: Planaria Sistem pencernaannya: mangsa ditangkap oleh farink dengan cara ditonjolkan keluar dan setelah mangsanya ditangkap segera ditarik masuk ke dalam rongga mulut bersama-sam mangsanya. Sel-sel tertentu pada ephitelium usus dapat membentuk pseudopodia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=80&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p>1.<span> </span>Invertebrta</p>
<p>a.<span> </span>Platyhelminthes</p>
<p>Mempunyai organ sederhana dan system gastrovaskuleryaitu hanya satu muara keluar yang berfungsi baik sebagi mulut maupun anus.</p>
<p>Contoh: Planaria</p>
<p>Sistem pencernaannya: mangsa ditangkap oleh farink dengan cara ditonjolkan keluar dan setelah mangsanya ditangkap segera ditarik masuk ke dalam rongga mulut bersama-sam mangsanya. Sel-sel tertentu pada ephitelium usus dapat membentuk pseudopodia dan mencerna mangsanya kemudian membentuk vakuola makanan dan tejadi pencernaan. Sari-sari makanan diabsorpsi dan secara difusi masuk ke dalam jaringan-jaringan tubuh. Sisa-sisa yang tidak dapat dicerna dikeluarkan melalui lubang mulut</p>
<p> <a rel="attachment wp-att-78" href="http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/04/21/fisiologi-sistem-pencernaan-hewan/gbr11ok/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-78" title="Gambar 1. sistem pencernaan planaria" src="http://iceteazegeg.files.wordpress.com/2009/04/gbr11ok.jpg?w=300&#038;h=111" alt="Gambar 1. sistem pencernaan planaria" width="300" height="111" /></a></p>
<p>b.<span> </span> Nemathelminthes</p>
<p>Alat pencernaan berupa:</p>
<p>-<span> </span>Mulut yang sangat kecil dan kadang tidak jelas</p>
<p>-<span> </span>Pharynk yang merupakan bagian anterior tractus digestivus dan bagian ujung posteriornya membesar</p>
<p>-<span> </span>Intestinum, yang merupakan saluran yang sederhna, terletk bebas dalam pseudocela dan bermuara keluar melalui lubang pelepasan yang identik dengan procoeum </p>
<p>c.<span> </span>Annelida</p>
<p>Contoh: cacing Tanah (Lumbriscus terretris)</p>
<p>Makanan cacing tanah terdiri dari sisa-sisa hewan dan tanaman yang diambil mellui mulutnya. Makanan did lam esophagus tercampur dari cairan hasil sekresi kelenjar kapur yang terdapat pada dinding esophagus. Dari esophagus makanan masuk ke dalam proventriculus yang merupakan tempat penyimpanan makanan sementara, kemudian masuk ke dalam ventrikulus dan dicerna menjadi partikel-partiklel halus dan selanjutnya masuk ke instetinum</p>
<p> <a rel="attachment wp-att-79" href="http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/04/21/fisiologi-sistem-pencernaan-hewan/1-4f/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-79" title="Gambar 2. Sstem pencernan Anelida (lumbriscus teresteris)" src="http://iceteazegeg.files.wordpress.com/2009/04/1-4f.jpg?w=300&#038;h=196" alt="Gambar 2. Sstem pencernan Anelida (lumbriscus teresteris)" width="300" height="196" /></a></p>
<p>d.<span> </span>Arthropoda</p>
<p>Contoh: Udang</p>
<p>Proses pencernaannya</p>
<p>Makanan dihluskn oleh gigi-gigi pelumat. Bila makanan sudah cukup halus maka melalui semacam saringan yang etrdapat di antara kedua bagian ventrikulus yang terdiri atas lipatatan-lipatan yag dilengkapai setae seperti rambut. Di dalam pars pyloric makanan dicampur dengan sekresi dari kelenjar pencernaan yang disalurkan melalui ductus hepaticus, kemudian masuk ke dalam intestinum. Partikel-partikel yang tidak dicerna ke posterior berkumpul sebagai feses yang kemudian dikeluarkan melalui anus </p>
<p><a rel="attachment wp-att-81" href="http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/04/21/fisiologi-sistem-pencernaan-hewan/08-udang-udangan/"><img class="aligncenter size-full wp-image-81" title="gambar 3. sistem pencernaan udang" src="http://iceteazegeg.files.wordpress.com/2009/04/08-udang-udangan.jpg?w=104&#038;h=95" alt="gambar 3. sistem pencernaan udang" width="104" height="95" /></a></p>
<p>e.<span> </span>Moluscca</p>
<p>Contoh: siput darat </p>
<p>Alat pencernaannya meliputi:</p>
<p>Rongga mulut, esophagus, inguives, ventrikulus, intestinum, rectum dan anus. Makanan masuk mellaui mulut diatur oleh radula (sejenis lidh). Dari rngga mulut masuk ke esophagus yang sempit kemudian melebar disebut ingluives yang menghasilkan lender berair yang berisi enzim-enzim diastase yang menguraikan hidrt arng. Glandula digestoria terdiri dari kumpulan tubuli yng bercabang-cabang dan berakhir buntu pada germbn sel-sel yaitu:</p>
<p>-<span> </span>Sel-sel yang menghasilkan enzim untuk pencernaan ekstraseluler</p>
<p>-<span> </span>Sel-sel yang menyerap partikel-partikel makanan dan mencerna intraseluler, juga menyerap hasil-hasil pencernaan di luar sel</p>
<p>-<span> </span>Sel-sel yang menghasilkan kalsium karbonat, lanjutan ventikulus ialah intestinum yang berkelok-kelok dan berakhir pada rectum yang bermuara kelur melalui anus</p>
<p><a rel="attachment wp-att-82" href="http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/04/21/fisiologi-sistem-pencernaan-hewan/142001_mollusca/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-82" title="gambar 4. sistem pencernaan siput" src="http://iceteazegeg.files.wordpress.com/2009/04/142001_mollusca.jpg?w=300&#038;h=205" alt="gambar 4. sistem pencernaan siput" width="300" height="205" /></a></p>
<p>f.<span> </span>Echinodermata</p>
<p>Contoh: asterias sp</p>
<p>Proses pencernaannya:</p>
<p>Makanan masuk melalui mulut yang berbentuk pentagonal yang disebut ctinostoma, kemudian tractus digestivus terdiri atas periostma, esophagus, ventrikulus, intestinum dan berakhir di anus. Esophagus berbentuk pipa pendek</p>
<div><a rel="attachment wp-att-83" href="http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/04/21/fisiologi-sistem-pencernaan-hewan/vascular/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-83" title="gambar 5. sistem pencernaan echinodermata" src="http://iceteazegeg.files.wordpress.com/2009/04/vascular.jpg?w=300&#038;h=126" alt="gambar 5. sistem pencernaan echinodermata" width="300" height="126" /></a>Penulis: ari budini, septiani, rustini</div>
<div></div>
<div>2. Sistem Pencernaan Pisces</div>
<div>saluran pencernaan ikan dimulai dari rongga mulut (cavum oris) yang di dalamnya terdapat gigi-gigi kecil yang berbentu k kerucut pada geraham bawah dan lidah pada dasar mulut yang tidak dapat digerakan dan bnyak menghasilkan lendir tetapi tidak mneghasilkan ludah. dari rongga mulut makanan masuk ke dalam esofagus melalui faring yang terdapat di daerah sekitar insang</div>
<div>esofagus berbentuk kerucut, pendek terdapat di belakang insang dan bila tidak dilalui makanan makan lumen akan menyempit. dari kerongkongkongan, makanan di dorong masuk ke lambung sehingga lambung menjadi besar. anatara lambung dan usus tidak jels batasnya. pada beberapa jenis ikan terdapat tonjolan buntu yang berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan makanan, dari lambung makanan masuk ke dalam usus yang berbentuk pipa panjang berkelok-kelok dan sama besarnya bermuara pada anus. </div>
<div>Kelenjar pencernaannnya berupa hati dan pankreas. Hati merupakan kelenjar yang berukuran cukup besar, berwarna merah kecoklatan, terletak di bagian depan rongga badan dan mengelilingi usus, bentuknya tidak tetap dan terbagi atas lobus kanan dan lobus kiri serta bagian yang menuju ke arah punggung.</div>
<div>Fungsi hati adalah menghasilkan empedu yang disimpan dalam kantng empedu untuk membantu proses pencernaan lemak. kantong empedu berbentuk bulat berwarna kehijauan terletak di sebeah kanan hati dan salurannya bermuara pada lambung. Kantong empedu berfungsi untuk menyimpan empedu dan menyalurkan cairan empedu ke usus bila diperlukan. Pankreas berukuran mikroskopik sehingga sukar dikenali.  pankres berfungsi untuk mneghasilkan enzim-enzim pencernaan dan hormon insulin</div>
<div><a rel="attachment wp-att-87" href="http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/04/21/fisiologi-sistem-pencernaan-hewan/internal/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-87" title="sistem Pencernaan Ikan" src="http://iceteazegeg.files.wordpress.com/2009/04/internal.gif?w=300&#038;h=120" alt="sistem Pencernaan Ikan" width="300" height="120" /></a> </div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iceteazegeg.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iceteazegeg.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iceteazegeg.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iceteazegeg.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iceteazegeg.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iceteazegeg.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iceteazegeg.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iceteazegeg.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iceteazegeg.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iceteazegeg.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iceteazegeg.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iceteazegeg.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iceteazegeg.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iceteazegeg.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iceteazegeg.wordpress.com&amp;blog=6599084&amp;post=80&amp;subd=iceteazegeg&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iceteazegeg.wordpress.com/2009/04/21/fisiologi-sistem-pencernaan-hewan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/637492688d6ff94e39c9579d1a3db2d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iceteajegeg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://iceteazegeg.files.wordpress.com/2009/04/gbr11ok.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar 1. sistem pencernaan planaria</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://iceteazegeg.files.wordpress.com/2009/04/1-4f.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar 2. Sstem pencernan Anelida (lumbriscus teresteris)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://iceteazegeg.files.wordpress.com/2009/04/08-udang-udangan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gambar 3. sistem pencernaan udang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://iceteazegeg.files.wordpress.com/2009/04/142001_mollusca.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gambar 4. sistem pencernaan siput</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://iceteazegeg.files.wordpress.com/2009/04/vascular.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gambar 5. sistem pencernaan echinodermata</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://iceteazegeg.files.wordpress.com/2009/04/internal.gif?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sistem Pencernaan Ikan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
